Panduan Penggunaan - Offline Mode
Panduan lengkap untuk menggunakan fitur offline mode dan sync transaksi di Kasapro.
Apa itu Offline Mode?
Offline Mode memungkinkan kasir untuk tetap melakukan transaksi meskipun tidak ada koneksi internet. Transaksi akan tersimpan secara lokal di perangkat dan otomatis di-sync ke server saat koneksi kembali.
Keuntungan Offline Mode
- ✅ Tetap Bisa Transaksi: Lakukan transaksi meskipun internet putus
- ✅ Auto-Sync: Transaksi otomatis terkirim saat online kembali
- ✅ Product Catalog Offline: Akses daftar produk tanpa internet
- ✅ Data Aman: Transaksi tersimpan lokal di IndexedDB, tidak hilang meskipun browser ditutup
Keterbatasan
- ⚠️ Reports: Laporan hanya bisa diakses saat online
- ⚠️ Purchase: Pembelian barang hanya bisa dilakukan saat online
- ⚠️ Stock Update: Update stok real-time hanya saat online (stock yang ditampilkan dari cache)
Cara Menggunakan Offline Mode
1. Melakukan Transaksi Offline
Langkah-langkah:
- Buka aplikasi Kasapro
- Pastikan aplikasi sudah pernah dibuka saat online (untuk cache produk)
- Jika internet putus, aplikasi akan otomatis masuk ke mode offline
- Lakukan transaksi seperti biasa:
- Scan atau cari produk
- Tambah ke keranjang
- Checkout dengan metode pembayaran
- Transaksi akan tersimpan secara lokal
Indikator:
- Badge “Offline” (merah) muncul di header
- Notifikasi “Transaksi disimpan offline” setelah checkout
2. Mengakses Product Catalog Offline
Cara kerja:
- Product catalog otomatis di-cache saat aplikasi dibuka saat online
- Saat offline, produk tetap bisa dicari dan ditambahkan ke keranjang
- Pencarian produk bekerja dari cache lokal (cepat)
Catatan:
- Stock yang ditampilkan mungkin tidak 100% akurat (dari cache)
- Jika stock cache sudah lama, akan ada peringatan
3. Melihat Transaksi Offline
Langkah-langkah:
- Klik badge “Sync Status” di header (jika ada pending)
- Atau buka menu → “Offline Transactions”
- Lihat daftar transaksi offline:
- Pending: Belum di-sync
- Syncing: Sedang di-sync
- Synced: Sudah terkirim ke server
- Failed: Gagal di-sync (perlu retry)
Cara Sync Transaksi
Auto-Sync (Otomatis)
Cara kerja:
- Transaksi otomatis di-sync saat koneksi internet kembali
- Sync berjalan di background (tidak perlu aksi manual)
- Sync status ditampilkan di badge “Sync Status”
Kondisi Auto-Sync:
- ✅ Koneksi internet kembali
- ✅ Ada transaksi pending
- ✅ Aplikasi sedang dibuka
Manual Sync
Langkah-langkah:
- Buka halaman “Offline Transactions” (
/offline-transactions)
- Klik tombol “Sync Now” di header
- Tunggu proses sync selesai
- Lihat hasil sync:
- ✅ Success: Transaksi berhasil di-sync
- ❌ Failed: Transaksi gagal (bisa retry)
Retry Failed Transactions
Langkah-langkah:
- Buka halaman “Offline Transactions”
- Filter: “Failed”
- Klik tombol “Retry” pada transaksi yang gagal
- Atau klik “Retry All Failed” untuk retry semua
Catatan:
- Transaksi akan otomatis retry dengan exponential backoff
- Max retry: 5 kali
- Jika masih gagal setelah 5 retry, perlu manual review
Indikator Status
Online/Offline Indicator
Lokasi: Header halaman POS (di sebelah “Transaksi Aktif”)
Status:
- 🟢 Online (hijau): Terhubung ke internet
- 🔴 Offline (merah): Tidak ada koneksi internet
Animasi: Badge akan animate saat status berubah
Sync Status Indicator
Lokasi: Header halaman POS (di sebelah Online/Offline indicator)
Status:
- 🔵 Syncing… (biru): Sedang sync transaksi
- 🟡 X pending (kuning): Ada X transaksi pending
- 🔴 X failed (merah): Ada X transaksi gagal
- 🟢 Synced (hijau): Semua transaksi sudah terkirim
- ⚪ Hidden: Tidak ada pending/failed (auto-hide)
Klik untuk detail:
- Pending count
- Failed count
- Last error message
- Tombol “Sync Now”
- Link “View All” ke halaman offline transactions
Tips & Best Practices
1. Pastikan Cache Produk Terbaru
Sebelum offline:
- Buka aplikasi saat online minimal sekali sehari
- Biarkan aplikasi load produk sampai selesai
- Cache produk akan otomatis refresh saat online
Saat offline:
- Stock yang ditampilkan mungkin tidak akurat
- Jika ragu, cek stock manual atau tanyakan ke admin
2. Monitor Sync Status
Rutin cek:
- Badge sync status di header
- Halaman offline transactions
- Pastikan semua transaksi sudah ter-sync
Jika ada failed:
- Cek error message
- Retry manual jika perlu
- Hubungi support jika terus gagal
3. Backup Data
Tips:
- Transaksi tersimpan lokal di IndexedDB
- Data tidak hilang meskipun browser ditutup
- Clear browser data akan menghapus transaksi pending
Peringatan:
- Jangan clear browser data saat ada transaksi pending
- Pastikan semua transaksi sudah ter-sync sebelum clear data
FAQ
Q: Apakah transaksi offline aman?
A: Ya, transaksi tersimpan lokal di IndexedDB browser. Data tidak hilang meskipun browser ditutup. Transaksi akan otomatis terkirim saat online kembali.
Q: Berapa lama transaksi bisa tersimpan offline?
A: Transaksi bisa tersimpan offline tanpa batas waktu. Namun, transaksi yang sudah ter-sync lebih dari 7 hari akan otomatis dihapus untuk menghemat storage.
Q: Apakah bisa sync manual?
A: Ya, bisa. Buka halaman “Offline Transactions” dan klik tombol “Sync Now”.
Q: Apa yang terjadi jika sync gagal?
A: Transaksi akan otomatis retry dengan exponential backoff. Jika masih gagal setelah 5 retry, status akan menjadi “failed” dan perlu manual review.
Q: Apakah stock akurat saat offline?
A: Stock yang ditampilkan berasal dari cache, mungkin tidak 100% akurat. Akan ada peringatan jika cache sudah lama. Stock akan update saat online kembali.
Q: Apakah bisa hapus transaksi offline?
A: Ya, bisa. Di halaman “Offline Transactions”, klik tombol delete pada transaksi yang sudah ter-sync atau failed. Transaksi pending tidak bisa dihapus.
Q: Apakah bisa edit transaksi offline?
A: Tidak, transaksi offline tidak bisa diedit. Jika ada kesalahan, hapus transaksi dan buat transaksi baru.
Q: Apakah offline mode bekerja di semua browser?
A: Offline mode bekerja di Chrome, Edge, Firefox (desktop & mobile). Safari iOS juga support, tapi dengan keterbatasan.
Butuh bantuan lebih lanjut? Lihat Troubleshooting atau hubungi support.